Kunker ke Riau, Menhut Raja Antoni Ungkap Peran Orang Tua dalam Perjalanan Karirnya

Menhut Raja Juli Antoni kunjungan kerja ke Provinsi Riau.
Sumber :

Riau – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan kunjungan ke Provinsi Riau. Menteri Raja Antoni disambut dengan Upacara Adat Tepuk Tepung Tawar. 

Upacara adat ini dilakukan di Balai Adat Melayu Riau, Kamis (24/4/2025). Kedatangan Raja Antoni beserta Istri Nurlaili Haniah Kinanggi, disambut dengan kompang dan silat. 

Sebagai informasi Upacara Adat Tepuk Tepung Tawar ini merupakan tradisi Melayu yang dilakukan untuk memberikan berkah dan doa keselamatan, serta sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan. Dalam upacara adat ini, Menhut Raja Antoni beserta istri menggunakan pakaian adat Melayu, keduanya diberikan percikan air tepung tawar ke dahi, bahu, dan telapak tangan diiringi dengan doa dan salawat. 

Turut mendampingi Menhut Raja Antoni sejumlah jajaran Kemenhut yakni, Inspektur Jenderal Kementerian Kehutanan Djoko Poerwanto, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho. Selain itu, hadir dalam acara Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Gubernur Riau Abdul Wahid. 

Menhut Raja Antoni mengucapkan syukur atas capaian dan amanah yang telah diberikan. Putra daerah Riau ini mengatakan keberhasilannya tak lepas dari peran dan dukungan yang diberikan oleh orangtua. 

"Tentu setiap anak merupakan kewajiban kita bersama, saya mengucapkan syukur dan berbanga hati pada orang tua. Saya secara probadi kalau ditanya kenapa saya bisa sampai pada titik ini, tentu banyak titik lain akan saya jalani, saya merasa tentu ini adalah takdir dan tidak bisa kita elakkan. Meski sudah ditetapkan, manusia perlu berikhtiar," ujar Raja Antoni. 

"Berada pada titik ini adalah karena orangtua saya, ayah saya almarhum Raja Ramli Ibrahim beserta ibu, yang mengajarkna sejak dini pada saya akan pentingnya kerja.keras akan pentingnya ilmu pengetahuan dengan kesederhanaan yang kami alami ketika masih kecil," sambungnya. 

Menhut Raja Antoni menyebut dirinya diajarkan bahwa kerja keras, dedikasi dan komitmen berbuat baik menjadi kunci seseorang dapat mengubah nasib. Ia menuturkan, Allah tidak akan mengubah nasib individu kecuali ada keinginan kuat dari masing-masing individu. 

"Ayah mengajarkan dari kecil bahwa kerja keras, dedikasi, komitmen untuk berbuat baik adalah kata kunci bisa mengubah nasib. Ayah sering mengatakan pada saya bahwa nasib satu kaum, individu, keluarga tidak akan pernah diubah oleh Allah kecuali ada komitmen keinginan kuat dari masing-masing individu untuk mengubah nasibnya sendiri. Itu yang diajarkan ayah dan ibu sejak kami kecil," ujar Raja Antoni.

Tidak hanya soal kerja keras dan komitmen dalam berbuat baik, Menhut Raja Antoni mengatakan kedua orangtuanya menekankan pentingnya ilmu pengetahuan. 

"Kedua yang saya banggakan dari ayah dan ibu juga mengajarkan pada kami pentingnya ilmu pengetahuan. Kenaikan atau perubahan nasib kenaikan status sosial ekonomi itu tidak mungkin dilakukan kecuali kita beriman dan memiliki ilmu pengetahuan," tuturnya. 

Dalam kunjungan kerjanya ke Riau kali ini, Menhut Raja Antoni melakukan peninjauan ke SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru. Selain itu Menhut juga mengunjungi dan berdiskusi di UMRI dan PWM Riau.