Turunnya Al Quran: Lailatul Qadar atau Nuzulul Quran?
- Freepik
Cerita Kita –Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang agung, yang dimuliakan penduduk langit dan bumi. Tak hanya karena diwajibkannya ibadah puasa sebulan penuh, di bulan Ramadhan juga terjadi beberapa peristiwa agung yang menjadi tonggak dari peradaban Islam dan umat manusia.
Salah satu fakta yang ditegaskan dalam kitab suci bahwa Al Quran diturunkan pada bulan Ramadhan. Hal ini termaktub dalam QS. Al Baqarah ayat 185: “Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia.”
Namun yang menjadi pertanyaan orang awam adalah kapan persisnya Al Quran diturunkan. Apakah Al Quran turun saat Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan, atau saat Nuzulul Al-Quran yang biasa diperingati setiap 17 Ramadhan?
Untuk memahami hal ini, pertama-tama penting untuk mengetahui bahwa ada tahapan turunnya Al Quran. Al Quran yang tercatat dalam Al-Lauh Al-Mahfuz pertama kali diturunkan ke Langit Dunia (Sama’-Dunya) pada malam yang dikenal dengan Lailatul Qadar.
Dalam QS. Al Qadr ayat 1 disebutkan: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar.” Juga dalam QS. Ad Dukhan ayat 3: “sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi.”
Ilustrasi kitab suci Al Quran
- Freepik
Setelah turun di Langit Dunia, Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw secara bertahap sepanjang rentang waktu 23 tahun kenabian, baik di Makkah maupun Madinah.
Berbeda dengan kitab suci yang diturunkan sebelumnya seperti Taurat, Zabur dan Injil, Al-Quran tidak diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai kitab yang lengkap sekaligus tetapi secara bertahap.
Wahyu yang diturunkan bertahap kepada Nabi Saw menandai tahap kedua turunnya Al-Quran.
Kalam Allah pertama yang turun kepada Nabi Saw inilah yang kemudian dikenal dengan malam Nuzulul Quran atau 17 Ramadan.
Hal ini terjadi ketika Nabi Saw pertama kali bertemu Jibril As di Jabal Nur di gua Hira di mana malaikat memintanya untuk membaca sehingga mengungkapkan lima ayat pertama Surat Al-'Alaq: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Berdasarkan penjelasan di atas, Lailatul Qadar mengacu pada turunnya Al-Quran pertama kali dari Al-Lauh Al-Mahfuz diturunkan ke Langit Dunia (Sama’-Dunya).
Sedangkan Nuzulul Quran yang umumnya diperingati 17 Ramadhan, mengacu pada turunnya wahyu pertama Nabi Muhammad Saw berupa lima ayat pertama surat Al-'Alaq di Gua Hira.
Baik, Lailatul Qadar maupun Nuzulul Quran merupakan malam penuh berkah yang terjadi di bulan Ramadhan.
Sumber:muhammadiyah.or.id