HYBE Putus Kontrak Danielle NewJeans Dugaan Pelanggaran Banjir Kritik
- Koreaboo
Ceritakita – Pada 28 Desember, HYBE memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusif Danielle dari NJZ atau NewJeans. Keputusan ini disebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran ketentuan kontrak.
Langkah tersebut segera menarik perhatian publik dan industri hiburan Korea Selatan. Pemutusan kontrak sepihak terhadap satu anggota dinilai tidak lazim dalam dinamika grup idola.
Seorang sumber internal anonim mengungkapkan bahwa HYBE tengah menyiapkan pengumuman resmi terkait kembalinya Hanni dan Minji. Namun, tindakan tegas justru diarahkan kepada Danielle, termasuk pengakhiran kontrak, ungkapnya.
Pemutusan kontrak akibat pelanggaran ketentuan membuka kemungkinan seluruh anggota NJZ turut terdampak. Meski demikian, sorotan HYBE yang hanya mengarah pada Danielle memicu kritik luas.
Sejumlah pihak menilai keputusan ini berpotensi sebagai bentuk pemutusan kontrak yang bersifat pembalasan. Anggapan tersebut berkembang karena tindakan HYBE dianggap tidak konsisten.
Pakar hukum turut menyuarakan kekhawatiran terhadap langkah yang diambil HYBE. Mereka menilai strategi semacam ini dapat menjadi titik lemah secara hukum.
HYBE sebelumnya memenangkan gugatan pada Oktober untuk menegaskan keabsahan kontrak para anggota NJZ. Saat itu, perusahaan berjanji akan melanjutkan kembali seluruh aktivitas grup.
Dalam pernyataan resminya kala itu, HYBE menyebut kesiapan mereka untuk menjalankan kegiatan NJZ. “Kami telah menyelesaikan seluruh persiapan aktivitas NJZ, termasuk perilisan album penuh,” ujarnya.
Pernyataan tersebut kini kembali disorot seiring keputusan memutus kontrak Danielle. Banyak pihak mempertanyakan kesesuaian langkah terbaru dengan komitmen sebelumnya.
Pakar hukum lain menilai perlakuan selektif dapat menjadi bukti yang merugikan HYBE. “Tindakan selektif ini sangat mungkin digunakan sebagai bukti yang tidak menguntungkan bagi HYBE saat pengadilan menentukan tanggung jawab atas pelanggaran kepercayaan,” katanya.
Di tengah polemik kontrak, Danielle juga disebut menimbulkan kekhawatiran publik melalui aktivitas terbarunya. Namun, detail mengenai aktivitas tersebut tidak diungkap lebih lanjut.
Situasi ini membuat masa depan NJZ berada dalam ketidakpastian. Publik kini menunggu langkah resmi HYBE serta kejelasan status para anggota lainnya.