Perempuan Jerman Angkat Bicara soal Dugaan Percakapan Tak Pantas Lee Yi Kyung

lee yi kyung
Sumber :
  • Instagram

Ceritakita – Seorang perempuan asal Jerman berinisial A yang terlibat dalam kontroversi aktor Lee Yi Kyung menyampaikan pembaruan terkait langkah hukum yang tengah ditempuhnya. Pernyataan itu ia sampaikan melalui akun media sosial pribadinya.

img_title Skandal Lee Yi Kyung Memanas Diduga Korban Ungkap Fakta Terbaru

Pada 30 Desember waktu Korea Selatan, A mengungkapkan bahwa komunikasi awal dengan Lee Yi Kyung terjadi melalui pesan langsung Instagram. Percakapan tersebut kemudian berlanjut ke KakaoTalk dan berisi konten seksual.

“Percakapan saya dengan aktor itu dimulai melalui DM Instagram dan kemudian berpindah ke KakaoTalk, di mana terjadi percakapan yang bersifat seksual,” tulisnya.

img_title Shella Saukia Dikecam Netizen Karena Diduga Membiayai Umrah Isa Zega

Ia mengakui bahwa pada tahap awal sempat menanggapi sebagian percakapan tersebut. Namun, seiring waktu, isi dan intensitas pembicaraan semakin serius.

“Pada awalnya, saya memang sempat ikut menanggapi sebagian percakapan. Namun, lama-kelamaan tingkat dan isi percakapan menjadi semakin berat,” ujarnya.

img_title Case Closed! Leo Picture Minta Maaf ke MUI, Judul-Poster Film 'Kiblat' Diganti

A menegaskan bahwa keterlibatannya di awal tidak bisa diartikan sebagai persetujuan atas semua hal yang terjadi kemudian. Keputusan untuk menghentikan komunikasi diambil setelah ia mendengar pernyataan yang menurutnya bernuansa pemerkosaan pada April lalu.

“Fakta bahwa saya sempat terlibat dalam percakapan seksual tidak berarti saya menyetujui semua yang terjadi setelahnya. Setelah mendengar pernyataan bernuansa pemerkosaan pada April, saya memutuskan tidak bisa lagi menoleransi situasi ini dan memilih menghentikan semua komunikasi serta mengungkapkannya,” katanya.

Menanggapi tuduhan bahwa dirinya meminta uang kepada agensi, A membantah keras. Ia menegaskan laporan yang disampaikan ke agensi murni bertujuan mendokumentasikan perilaku bermasalah.

“Pada April, saya mendengar pernyataan bernuansa pemerkosaan dari Lee Yi Kyung. Saya kemudian mengumpulkan materi terkait perilaku bermasalah yang telah terjadi sebelumnya dan melaporkannya ke agensinya. Tidak pernah ada ancaman atau tuntutan finansial,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa jika dirinya berniat melakukan pemerasan, ia akan menggunakan ancaman media sebagai alat tawar.

“Jika saya berniat mengancam atau meminta uang, saya akan menyebutkan eksposur pers terlebih dahulu dan menjadikannya alat negosiasi. Saya tidak melakukan hal tersebut,” pungkasnya.

A menyebut sempat merasa bersalah setelah dihubungi pihak Lee Yi Kyung, hingga menyampaikan niat untuk menarik laporan ke agensi maupun media. Ia juga meminta bantuan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jerman.

Halaman Selanjutnya
img_title