Perbedaan Yoga dan Pilates yang Wajib Diketahui sebelum Mulai Olahraga

Yoga dan Pilates
Sumber :
  • Cliff Booth/Valeria Ushakova

CeritakitaYoga dan pilates sering dipandang sebagai jenis olahraga yang sama. Keduanya identik dengan gerakan perlahan, fokus pada pernapasan, serta dilakukan di atas matras.

img_title Tips Menghabiskan Waktu di Akhir Pekan Agar Liburan Menyenangkan

Anggapan tersebut membuat banyak orang masih kesulitan membedakan yoga dan pilates. Terutama bagi mereka yang baru ingin memulai gaya hidup aktif dan sehat.

Padahal, yoga dan pilates memiliki tujuan latihan yang berbeda. Teknik, fokus otot, hingga hasil yang dicapai juga tidaklah sama.

img_title Tiga Kelompok KKM Literasi Untirta Resmi Diterjunkan di Kecamatan Tirtayasa

Memahami perbedaan ini penting agar olahraga yang dipilih sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.

Secara umum, pilates dikenal sebagai latihan fisik yang berfokus pada penguatan otot inti. Otot inti atau core strength menjadi pusat dari setiap gerakan.

img_title Kanker Reproduksi Ancam Kesuburan, tapi Teknologi Pelestarian Fertilitas Buka Peluang Memiliki Anak Pasca Pengobatan

Pilates banyak digunakan sebagai metode rehabilitasi. Latihan ini membantu memperbaiki postur, meningkatkan keseimbangan, dan memperkuat otot secara bertahap.

Setiap gerakan pilates dilakukan secara terkontrol dan presisi. Pernapasan menjadi bagian penting yang harus selaras dengan gerakan tubuh.

Berbeda dengan pilates, yoga menitikberatkan pada keseimbangan tubuh dan pikiran. Yoga mengombinasikan postur, teknik pernapasan, dan relaksasi.

Selain meningkatkan fleksibilitas tubuh, yoga juga dikenal efektif menjaga kesehatan mental. Setiap gerakan dilakukan lebih lembut dan penuh kesadaran.

Perbedaan yoga dan pilates juga terlihat dari latar belakang sejarahnya. Pilates dikembangkan pada 1920-an oleh Joseph Pilates asal Jerman.

Metode ini awalnya diciptakan sebagai latihan rehabilitasi bagi tentara pascaperang. Seiring waktu, pilates populer di kalangan penari dan atlet.

Sementara itu, yoga berasal dari tradisi spiritual kuno di India. Praktik ini telah ada selama ribuan tahun dan menjadi bagian dari filosofi hidup.

Dari segi fokus latihan, pilates menekankan penguatan otot inti. Gerakannya kecil, berulang, dan bertujuan membangun stabilitas tubuh.

Yoga justru menempatkan keseimbangan pikiran sebagai tujuan utama. Pose-pose yoga ditahan lebih lama untuk melatih fleksibilitas dan ketenangan.

Dalam hal variasi gerakan, yoga memiliki lebih banyak pilihan. Mulai dari yoga dinamis hingga yoga restoratif yang menenangkan.

Pilates cenderung memiliki gerakan yang lebih terstruktur. Setiap gerakan dirancang dengan presisi untuk melatih otot tertentu.

Halaman Selanjutnya
img_title