Pasar Komputer dan HP Diprediksi Lesu di 2026, Nasib Pedagang Makin Suram

Modern electronics store
Sumber :
  • Vectors/Tereza Hanoldová

Ceritakita – Firma riset IDC merilis outlook terbaru terkait pasar PC atau komputer pribadi. Hasil proyeksi tersebut menunjukkan gambaran yang kurang menggembirakan.

img_title Tiga Kelompok KKM Literasi Untirta Resmi Diterjunkan di Kecamatan Tirtayasa

Dalam skenario terburuk, pengapalan PC sepanjang 2026 diperkirakan turun hingga 9 persen. Sementara itu, dalam skenario yang lebih moderat, penurunan pengapalan PC diproyeksikan mencapai 5 persen.

Angka ini merupakan revisi dari laporan sebelumnya pada November 2025 yang masih memperkirakan penurunan sebesar 2,5 persen untuk tahun 2026. Sejak proyeksi November 2025 dirilis, berbagai gejolak terjadi dan memperburuk prospek industri PC ke depan.

img_title Kanker Reproduksi Ancam Kesuburan, tapi Teknologi Pelestarian Fertilitas Buka Peluang Memiliki Anak Pasca Pengobatan

Salah satu faktor utama adalah kelangkaan memori secara global yang mulai terasa sejak pertengahan Oktober 2025. Meski IDC tidak secara resmi menulis ulang seluruh proyeksinya, lembaga riset tersebut kini memaparkan skenario yang jauh lebih pesimistis dibandingkan perkiraan beberapa minggu sebelumnya.

Penyebab utamanya berasal dari faktor yang juga mendistorsi sebagian besar industri teknologi pada akhir 2025, yakni pembangunan infrastruktur AI.

img_title Saldo Besar di Satu Rekening Bikin Boros, Pekerja Swasta Jakarta Ini Temukan Solusi di Kantong Digital

Permintaan memori dari perusahaan hyperscaler melonjak sangat agresif, sehingga produksi DRAM dan NAND secara struktural dialihkan dari perangkat konsumen ke komponen perusahaan dengan margin tinggi seperti memori bandwidth tinggi dan DDR5 berkapasitas besar.

IDC menilai keputusan produsen memori ini rasional secara ekonomi. Namun, lembaga tersebut menegaskan bahwa kondisi ini bukan sekadar siklus naik turun biasa.

Ini merupakan realokasi strategis kapasitas silikon yang bisa berlangsung bertahun tahun, bukan hanya dalam hitungan kuartal. Dampak kondisi ini juga terasa di pasar smartphone, meski tidak merata.

Memori menjadi komponen signifikan dalam biaya produksi ponsel, terutama di segmen menengah yang margin keuntungannya sudah tipis.

IDC memperingatkan produsen HP kemungkinan akan merespons situasi ini dengan menaikkan harga, menurunkan spesifikasi, atau menerapkan keduanya.

Langkah tersebut berpotensi membalik tren satu dekade terakhir, ketika konfigurasi memori kelas atas mulai masuk ke segmen bawah. Akibatnya, IDC melihat adanya risiko penurunan pasar HP global pada 2026 hingga 5 persen dalam skenario pesimistis.

Kondisi ini disertai dengan kenaikan harga jual rata rata dan siklus penggantian perangkat yang lebih panjang. Namun, pasar PC disebut sebagai sektor yang paling terdampak dari revisi prospek IDC.

Halaman Selanjutnya
img_title