Kolesterol Tinggi Bisa Turun Cepat, Ini 7 Olahraga yang Disarankan

Berlari
Sumber :
  • Pexels/RUN 4 FFWPU

Angkat beban

img_title Pria yang Sering Melakukan Hal Ini Ternyata Lebih Setia

Latihan angkat beban tidak hanya bermanfaat untuk kekuatan otot, tetapi juga berperan dalam menurunkan kolesterol.

img_title Cara Menyimpan Cabai Agar Tahan Lebih Lama

Studi tahun 2011 menunjukkan bahwa olahraga ketahanan membantu tubuh membersihkan LDL dari aliran darah lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak melakukan latihan serupa.

Penelitian tahun 2012 juga menemukan bahwa kombinasi latihan ketahanan dan aerobik lebih efektif menurunkan berat badan dan lemak tubuh, sekaligus meningkatkan kebugaran kardiovaskular, dibandingkan hanya melakukan satu jenis latihan.

img_title Bahasa Cinta yang Paling Dicari Pasangan, Kamu Termasuk?

Aktivitas fisik sehari hari

Selain olahraga terstruktur, aktivitas fisik harian juga berkontribusi menurunkan kolesterol.

Kegiatan seperti menyapu, mengepel, berjalan ke pasar, berkebun, atau naik turun tangga membantu tubuh tetap aktif. Jika tidak sempat berolahraga, menjaga tubuh agar tidak terlalu lama duduk dan tetap bergerak sepanjang hari menjadi langkah sederhana yang tetap berdampak.

Yoga

Yoga tidak hanya bermanfaat bagi fleksibilitas dan ketenangan pikiran, tetapi juga berdampak pada kesehatan jantung. Program yoga selama tiga bulan terbukti menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL, serta meningkatkan kadar HDL.

Dalam studi tahun 2013, peserta berlatih yoga sekitar satu jam per hari dan menunjukkan perbaikan profil kolesterol, termasuk pada pengidap diabetes.

Berlari

Berlari secara rutin memberikan manfaat kesehatan yang luas. Selain meningkatkan kebugaran dan membantu menurunkan berat badan, olahraga ini juga berdampak positif pada kesehatan mental.

Studi tahun 2019 mencatat bahwa orang yang rutin berlari memiliki risiko kematian 27 persen lebih rendah dari berbagai penyebab. Aktivitas ini juga membantu menekan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Menurunkan kolesterol tidak selalu harus dimulai dari olahraga berat. Konsistensi bergerak, baik melalui olahraga maupun aktivitas sehari hari, menjadi kunci utama menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.