Buttonscarves Rilis Koleksi Cultural Storytelling yang Bakal Hits di Hari Raya

Buttonscarves
Sumber :
  • Buttonscarves

Ceritakita – Bukan Buttonscarves namanya jika tidak memberikan kejutan visual di setiap momen besar. Menjelang Lebaran 2026, brand yang telah mendunia ini kembali menggebrak panggung modest fashion lewat kampanye ambisius bertajuk cultural storytelling.

Man City Kurangi Selisih Poin dengan Arsenal Usai Hancurkan Chelsea 3-0

Kali ini, radar inspirasi mereka jatuh pada dua destinasi ikonik dengan sejarah Islam yang kuat, Mesir dan Maroko.

Linda Anggrea, CEO Buttonscarves, mengungkapkan bahwa koleksi Raya kali ini bukan sekadar soal baju baru.

Inter Milan Balik 2-0 Jadi Juara, Thuram-Dumfries Bawa Menang 4-3 di Como

"Kami ingin mengangkat tempat-tempat yang memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah dan budaya Islam. Mesir dan Maroko memiliki warisan yang begitu kaya," jelasnya.

Tottenham Terpuruk, De Zerbi Kalah Lawan Sunderland

Egypt Series: Simbol Kebangkitan dalam Motif Lotus

Dalam Egypt Series, Buttonscarves menyelami kemegahan peradaban kuno Negeri Para Nabi. Bunga lotus menjadi bintang utama dalam desainnya. Bagi masyarakat Mesir kuno, lotus bukan sekadar bunga; ia adalah simbol kehidupan dan pembaruan.

Filosofi ini dirasa sangat relevan dengan semangat Ramadan. Momen ini menjadi waktu bagi kita untuk refleksi diri dan lahir kembali dengan energi baru saat Idulfitri. Sentuhan warna-warna tanah dan detail artistik khas Mesir memberikan kesan megah namun tetap teduh saat dikenakan di hari kemenangan.

Moroccan Series: Visual Hypnotic lewat Seni Zellige

Bergeser ke barat, ada Moroccan Series yang membawa napas eksotis Maroko ke dalam lemari pakaian kamu. Inspirasi utamanya adalah Zellige, seni mosaik tradisional Maroko yang terkenal dengan pola geometris rumitnya.

Biasanya zellige ditemukan di istana dan masjid megah di Maroko. Kini, pola tersebut diinterpretasikan ulang ke dalam hijab dan apparel modern. Hasilnya? Sebuah harmoni antara tradisi kuno dengan potongan fashion masa kini yang sangat chic.

Lebih dari Sekadar Produk

Selain hijab, koleksi Raya 2026 ini juga dilengkapi dengan berbagai pilihan pakaian (apparel) yang mengusung motif Monogram B yang ikonik, dipadukan dengan elemen desain dari kedua negara tersebut. Buttonscarves ingin audiensnya tidak hanya memakai produk, tapi juga merasakan pengalaman budaya melalui narasi visual yang mereka bangun.

Melalui perjalanan ke situs bersejarah hingga eksplorasi kuliner lokal di Mesir dan Maroko, Buttonscarves berhasil mengubah kampanye produk menjadi sebuah perjalanan edukasi budaya yang menginspirasi banyak orang untuk tampil lebih bermakna di hari Raya.