Saldo Besar di Satu Rekening Bikin Boros, Pekerja Swasta Jakarta Ini Temukan Solusi di Kantong Digital

Ilustrasi uang.
Sumber :
  • Pexels

Menurut Michael, konsep tersebut mirip kebiasaan menyimpan uang di amplop atau wadah berbeda, tetapi kini dibuat dalam bentuk digital agar lebih praktis.

img_title Akhirnya Debut di Real Madrid, Marc Cucurella Ungkap Perasaan Jujurnya yang Bikin Fans Terharu

"Kami percaya bahwa setiap uang punya tempat dan tujuan, maka kami mengembangkan fitur Kantong (pocket) di Aplikasi Jago yang dapat dipersonalisasi hingga 60 Kantong," ujar Michael, Selasa (5/5/2026).

Ia mengatakan, masyarakat kini semakin mengutamakan kemudahan, efisiensi, dan pengalaman keuangan yang seamless. Jika dulu orang perlu membuka beberapa rekening berbeda untuk memisahkan kebutuhan, kini hal tersebut cukup dilakukan dalam satu aplikasi.

img_title Baru Saja Kena Blunder di Liga, Feyenoord Kembali Telan Hasil Pahit di Laga Uji Coba

Perubahan itu, lanjut dia, menunjukkan fungsi rekening bank yang mulai bergeser. Rekening tidak lagi sekadar menjadi tempat menyimpan uang, tetapi juga pusat pengelolaan keuangan dalam satu aplikasi mulai dari budgeting, pembayaran, investasi, hingga akses pinjaman.

"Dengan Kantong, nasabah bisa memberi makna pada setiap rupiah, mana untuk kebutuhan harian, tabungan, hingga tujuan jangka panjang. Tanpa harus membuka banyak rekening, mereka tetap bisa merasakan disiplin finansial dan kontrol yang lebih rapi," kata Michael.

img_title Bukan Cuma Jago Lapangan, Ini Sosok Diego Moreira yang Bikin AC Milan Rela Keluar Uang Fantastis

Kolaborasi dan Otomatisasi untuk Pengelolaan yang Lebih Rapi

Selain Kantong personal, aplikasi Jago juga menyediakan fitur Kantong Bersama yang memungkinkan beberapa pengguna mengelola uang dalam satu kantong yang sama. Fitur tersebut kerap dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, patungan liburan, dana rumah tangga, hingga kebutuhan komunitas kecil.

"Biasanya kalau liburan bareng atau patungan suka bingung uangnya tercampur. Kalau pakai Kantong Bersama jadi lebih jelas karena semua bisa lihat alokasinya," ujar Maya.

Tak hanya itu, aplikasi Jago juga menghadirkan fitur Auto Budgeting yang membantu pengguna membagi pemasukan secara otomatis ke masing-masing kantong setiap kali menerima gaji atau pemasukan lainnya.

Dengan sistem tersebut, pengguna tidak perlu lagi memindahkan uang secara manual sehingga pengelolaan keuangan dapat berjalan lebih konsisten.

Menurut Michael, masyarakat kini semakin mencari layanan keuangan yang praktis dan mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

"Pengguna ingin pengelolaan uang yang lebih simpel, praktis, dan tetap membantu mereka disiplin mengatur kebutuhan finansial," katanya.

Fitur Analisis Cerdas untuk Kontrol Keuangan Lebih Baik

Halaman Selanjutnya
img_title