AI Ini Sukses Pecahkan Misteri Matematika 90 Tahun, Tapi Reaksi Ilmuwan Malah "B Aja"?
- Istimewa
Ceritakita – Saat sebagian besar orang asyik menonton Piala Dunia di hari Minggu kemarin, sebuah pengumuman mengejutkan muncul di X. Seorang matematikawan bernama Levent Alpöge membagikan kabar yang cukup membuat heboh dunia sains.
Ia menyebut bahwa model AI terbaru dari Anthropic, yaitu Fable 5, sukses mematahkan Jacobian conjecture. Bagi kamu yang belum familier, Jacobian conjecture ibarat tantangan pamungkas bagi para ahli matematika.
Masalah ini sudah membuat pusing banyak ilmuwan terkemuka selama hampir 90 tahun. Saking sulitnya, teka-teki ini sampai masuk ke daftar bergengsi Smale's problems pada tahun 1998.
Namun, teka-teki seabad itu ternyata bisa diselesaikan dengan mudah oleh Fable 5. Fable 5 sendiri adalah versi publik dari Claude Mythos Preview. AI ini sempat disebut-sebut terlalu berbahaya untuk dirilis luas karena kemampuan keamanansibernya yang sangat mutakhir.
Tidak Semua Ilmuwan Terkesan
Alpöge adalah bagian dari Harvard's Society of Fellows dan memiliki afiliasi dengan Anthropic. Bagi kita yang mungkin sudah pusing duluan mendengar istilah matematika rumit, pertanyaannya tentu satu.
Apakah ini penemuan paling epik di abad ini? Ternyata, jawabannya adalah tidak juga.
Andrew Blumberg, profesor matematika dan ilmu komputer di Columbia University, mengaku tidak terkejut dengan pencapaian ini. Menurut Blumberg, hal ini tidak mengubah pandangannya tentang batasan kemampuan sebuah AI.
Mencari celah dalam ribuan data memang sudah menjadi keahlian utama dari mesin cerdas tersebut. Jika ada anomali yang sulit dicari karena manusia lelah mengecek data satu per satu, AI pasti akan menemukannya.
Blumberg, yang terlibat dalam proyek pengujian AI untuk matematika tingkat riset, memberikan sebuah analogi menarik. Bayangkan ada seseorang turun dari gunung membawa batu bertuliskan bahwa kanker bisa disembuhkan.
Kita tentu tidak hanya ingin tahu jawabannya, tetapi juga ingin belajar sesuatu dari jawaban tersebut.
Itulah mengapa Jacobian conjecture ini sangat penting bagi dunia sains.
Jika dipecahkan dengan proses yang benar, manusia bisa memahami lebih banyak tentang struktur alam semesta. Intinya, AI memang berhasil menemukan satu hitungan yang membuktikan bahwa teori Jacobian salah.