Kebiasaan Minum Teh Setelah Makan, Baik atau Buruk?

Minum Teh Setelah Makan
Sumber :
  • Pexels

Ceritakita – Meskipun teh dikenal kaya akan antioksidan dan memiliki banyak manfaat kesehatan, waktu mengonsumsinya memegang peranan yang sangat penting. Meminum teh tepat setelah makan ternyata memiliki interaksi tertentu terhadap proses penyerapan nutrisi di dalam saluran pencernaan.

img_title Minum Kopi Sebelum atau Sesudah Makan? Banyak Orang Masih Salah

Kandungan Tanin dan Penghambatan Zat Besi

Alasan utama mengapa kebiasaan minum teh langsung setelah makan perlu diwaspadai adalah keberadaan senyawa tanin dan polifenol. Tanin merupakan senyawa alami pada teh yang memberikan rasa agak kelat dan kaya akan sifat antioksidan.

img_title Banyak Orang Baru Tahu, Ternyata Cara Menggoreng Telur Ini Bikin Lebih Renya

Sayangnya, tanin dapat mengikat zat besi nabati (non-heme iron) yang berasal dari makanan seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Ikatan ini membentuk zat yang sulit dilarutkan oleh lambung, sehingga kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi berkurang secara signifikan dan berisiko memicu gejala anemia jika dilakukan terus-menerus.

Pengaruh Terhadap Enzim Pencernaan

img_title Makan Mi Instan Pakai Nasi, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

Selain mengikat zat besi, konsumsi cairan dalam jumlah banyak tepat setelah makan dapat mengencerkan asam lambung dan enzim-enzim pencernaan. Kondisi ini membuat proses pemecahan makanan di dalam lambung berjalan lebih lambat dari biasanya.

Bagi sebagian orang yang memiliki sistem pencernaan sensitif, hal ini dapat menimbulkan rasa begah, kembung, atau tidak nyaman di area perut. Proses pencernaan yang terhambat juga membuat penyerapan nutrisi lain menjadi kurang maksimal.

Manfaat Teh Bagi Kesehatan Pencernaan

Di sisi lain, teh tidak sepenuhnya berdampak buruk jika dikonsumsi dengan cara dan waktu yang tepat. Kandungan polifenol dalam teh hijau atau teh herbal seperti peppermint dan chamomile justru dapat membantu meredakan gas di perut dan merelaksasi otot saluran pencernaan.

Teh hangat juga memiliki efek menenangkan yang membantu meredakan perasaan tegang setelah seharian beraktivitas. Kuncinya terletak pada pengaturan jeda waktu minum agar manfaat antioksidan teh tetap diperoleh tanpa mengganggu penyerapan nutrisi makanan.

Waktu Ideal Menikmati Teh Setelah Makan

Untuk tetap bisa menikmati kesegaran teh tanpa mengorbankan penyerapan nutrisi, para ahli kesehatan menyarankan untuk memberi jeda waktu. Waktu terbaik untuk minum teh adalah sekitar 45 hingga 60 menit setelah selesai makan.

Halaman Selanjutnya
img_title