Minum Kopi Sebelum atau Sesudah Makan? Banyak Orang Masih Salah
- Pexels
Ceritakita – Banyak orang yang secara intuitif minum kopi saat perut masih kosong di pagi hari demi mendapatkan efek segar secara instan. Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menjadikannya sebagai minuman penutup tepat setelah menyantap makanan utama. Sayangnya, kedua kebiasaan ekstrem ini memiliki dampaknya masing-masing terhadap kondisi tubuh.
Risiko Minum Kopi Saat Perut Kosong
Meminum kopi sebelum makan atau saat lambung belum terisi makanan memiliki risiko tersendiri, terutama bagi pemilik sistem pencernaan yang sensitif. Kandungan asam dan kafein dalam kopi dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan.
Ketika tidak ada makanan di dalam perut yang dapat dicerna, asam lambung berlebih tersebut dapat mengiritasi lapisan dinding perut. Kondisi ini sering kali memicu rasa mual, perih di ulu hati, sensasi terbakar, hingga memperburuk gejala maag dan asam lambung.
Dampak Minum Kopi Langsung Setelah Makan
Jika minum kopi sebelum makan bisa memicu masalah asam lambung, menyeruputnya langsung setelah makan juga bukan tanpa dampak. Kopi mengandung senyawa polifenol dan tanin yang dapat mengikat nutrisi penting dari makanan yang baru saja Anda santap.
Senyawa ini secara khusus dapat menghambat proses penyerapan zat besi dan kalsium oleh tubuh. Jika kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus dalam jangka panjang, kemampuan tubuh untuk menyerap gizi dari makanan harian akan menurun dan berpotensi memicu masalah kesehatan seperti anemia.
Waktu Ideal dan Jeda yang Disarankan
Untuk mendapatkan manfaat kewaspadaan dari kafein tanpa merusak pencernaan atau mengganggu penyerapan nutrisi, kuncinya terletak pada jeda waktu. Para ahli kesehatan menyarankan untuk menikmati kopi sekitar 45 hingga 60 menit setelah Anda selesai makan.
Memberikan jeda waktu sekitar satu jam memungkinkan lambung untuk menyelesaikan proses awal pencernaan dan menyerap sebagian besar nutrisi penting dari makanan terlebih dahulu. Pada saat yang sama, lapisan perut sudah memiliki perlindungan dari makanan yang masuk sehingga lebih aman dari risiko iritasi asam kopi.
Menyesuaikan Kebiasaan demi Kesehatan Saluran Cerna
Mengarahkan kebiasaan minum kopi ke waktu yang lebih tepat memang membutuhkan sedikit adaptasi harian. Bagi Anda yang terbiasa meminum kopi sebelum sarapan, cobalah untuk mengganjal perut terlebih dahulu dengan makanan ringan seperti pisang atau biskuit.