Ruam Popok Jangan Sampai Jadi Momok

Popok Bayi
Sumber :
  • Bayi
<
img_title Inter Milan Menang 1-0 atas Shakhtar Meski Main 10 Pemain
p>
img_title Aston Villa Menang 3-1 atas Viking FK, Jaga Rekor Sempurna di UCL 2026
Cerita Kita
–
img_title Dokter UNS Gugat Syarat Ijazah SMA Capres-Cawapres ke MK

Biasanya bayi nangis kalau lapar atau ada sesuatu yang membuat mereka gak nyaman. Tapi pernah gak sih lihat bayi nangis tanpa sebab yang jelas. Bisa jadi rasa gak nyaman ini karena ruam popok atau yang dalam bahasa medisnya adalah  “dermatitis popok”.

Bayi yang mengalami ruam popok maka disekitar popok akan terlihat merah dan kasar karena iritasi. Bahkan bisa bengkak dan terasa hangat saat disentuh. Jangan heran jika menemukan  benjolan kecil dan kulit kasar atau menebal pada pantat dan paha bayi.

Jika dibiarkan maka ruam popok ini akan mengakibatkan kulit seperti melepuh atau terjadi luka pembentukan nanah dikulit bayi . Hal ini akan menyebabkan warna kekuningan pada ruam dan kulit terlihat pecah-pecah atau berdarah.

Anak juga menjadi rewel karena gatal dan demam. Ruam popok bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya :

1. Popok Kotor

Popok yang kotor, akan menyebabkan air seni dan kotoran bergesekan dengan kulit bayi. Hal inilah yang menyebabkan iritasi. Selain itu popok yang kotor bisa jadi tempat tumbuh suburnya aneka jenis bakteri dan jamur.

2. Terlalu Lembab

Popok yang terlalu lembab sangat disukai oleh bakteri. Dalam kondisi kelembaban yang terlalu tinggi inilah bakteri akan tumbuh dengan subur.

3. Lecet karena gesekan

Popok yang terlalu ketat bisa menyebabkan gesekan di seputar paha dan pinggang. Hal ini bisa menyebabkan lecet dan timbul ruam.

4. Kulit yang sensitif

Ada beberapa bayi yang memiliki masalah kulit sensitif. Nah jenis kulit yang seperti ini bisa menyebabkan kulit lebih mudah mengalami ruam.

Untuk mencegah terjadinya ruam popok maka inilah yang harus sering kita lakukan :

1. Sering mengganti popok

Jangan menunggu seharian baru mengganti popok si kecil. Maksimal dalam waktu 4 jam setelah memakai popok harus sudah diganti.

2. Beri jeda pemakaian popok

Jangan menggunakan popok terus menerus sepanjang hari. Kulit bayi juga perlu sedikit waktu untuk bernafas. Jadi sebaiknya berikan jeda sedikit waktu ketika mengganti popok dengan pemakaian popok berikutnya.

Halaman Selanjutnya
img_title