Mason Mount Optimis Masuk Skuad Inggris di Piala Dunia 2026

Mason Mount
Sumber :
  • Reuters/JASON CAIRNDUFF

Ceritakita – Ceritakita – Mason Mount percaya masih ada peluang untuk masuk skuad Inggris di Piala Dunia 2026. Gelandang Manchester United itu menikmati kebangkitan performa di bawah asuhan Ruben Amorim.

img_title Man City Kurangi Selisih Poin dengan Arsenal Usai Hancurkan Chelsea 3-0

Setelah beberapa tahun diganggu cedera, inkonsistensi, dan perpisahan yang menyakitkan dari Chelsea, pemain berusia 26 tahun ini akhirnya menikmati rangkaian starter yang terasa sebagai kemajuan nyata, bukan sekadar janji.

Mount telah memulai tiga pertandingan terakhir United dan berharap bisa menambah satu lagi saat Newcastle United datang ke Old Trafford pada Boxing Day.

img_title Tottenham Terpuruk, De Zerbi Kalah Lawan Sunderland

Bagi pemain yang kariernya di United sering tersendat saat momentum terlihat terbentuk, kesempatan merangkai beberapa penampilan beruntun sangat berarti.

Mengenang masa lalu, Mount menilai kemampuannya menghadapi masa sulit telah terbentuk jauh sebelum tekanan sepak bola elit sepenuhnya terasa.  

img_title Carlo Ancelotti Yakin Lanjut Tangani Brasil Hingga Piala Dunia 2030

"Semuanya selalu tentang, sejak kecil, masuk tim utama," ujar Mount kepada Sky Sports.

"Saya rasa di masa muda saya, saya tidak banyak mengalami kemunduran. Saya beruntung bermain di tim yang sangat bagus dan sering menang. Kemudian seiring bertambahnya usia, kamu memahami pasti akan ada naik dan turun. Penurunan yang saya alami adalah kalah dalam pertandingan besar atau final. Itu pasti sesuatu yang harus dipelajari dan diatasi."

Puncak kesulitan Mount terlihat jelas dalam derby Manchester lebih dari setahun lalu. Diberi kesempatan starter oleh pelatih baru Ruben Amorim melawan Manchester City, Mount hanya bertahan 12 menit sebelum cedera kembali memaksanya keluar lapangan.

Momen berjalan pelan ke lorong stadion dengan didampingi tim medis United menggambarkan frustrasi seorang pemain yang ingin berkontribusi namun terus dibatasi tubuhnya.  

"Sangat berat karena pelatih baru saja datang," ungkapnya. "Saya mulai masuk tim. Ketika cedera itu datang, saya berpikir 'ini tidak akan baik'. Butuh beberapa hari untuk menenangkan diri. Tapi bagi saya selalu, 'Saya harus fokus, apa yang bisa dilakukan untuk kembali secepat mungkin dan dalam kondisi terbaik?'"  

Pola pikir itu kini membuahkan hasil. Kepercayaan Amorim terbayar dengan Mount yang membawa intensitas, disiplin, dan keseimbangan di lini tengah United. Bahkan saat kalah, kontribusi Mount tetap diperhitungkan.

Halaman Selanjutnya
img_title