Mason Mount Optimis Masuk Skuad Inggris di Piala Dunia 2026
- Reuters/JASON CAIRNDUFF
Gary Neville menilai dalam kekalahan 2-1 atas Aston Villa, United tampak lebih baik saat Mount terlibat, penilaian yang tidak hanya berdasar statistik.
"Ada banyak hal yang orang tidak lihat, tapi dalam grup, membawa energi bagi saya dan teman-teman di lapangan sangat penting," tegas Mount.
"Melakukan press atau menekan kiper saat tidak seharusnya, itu juga menjadi sinyal bagi pemain lain. Saya ditempatkan sedikit lebih maju dari posisi biasanya, bisa maju, masuk kotak, dan saat tidak punya bola, saya akan turun membantu rekan di tengah," katanya.
Mount yakin performa terbaiknya mungkin masih akan datang, dibentuk dari pelajaran beberapa musim terakhir.
"Saya rasa saya mulai benar-benar kembali ke level terbaik," ujarnya.
"Dengan semua pengalaman yang saya miliki, level terbaik saya bisa lebih tinggi dari sebelumnya. Dua tahun terakhir sulit untuk mendekati level itu. Sekarang, saya punya pra musim yang bagus dan banyak menit bermain. Saya merasa mendekati performa terbaik."
Seiring performa klub meningkat, perhatian Mount mulai tertuju ke sepak bola internasional. Kesempatan masuk skuad Inggris Piala Dunia yang sebelumnya terasa pasti, kini menjadi target.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengenal Mount dengan baik, termasuk saat assist untuk gol kemenangan di final Liga Champions 2021. Familiaritas ini bisa menjadi keuntungan, asalkan performa di klub mendukung.
"Saya selalu bilang itu dimulai dari klub. Jika tampil bagus di klub, ada peluang masuk skuad," ujar Mount mengenai peluangnya di Piala Dunia.
"Pertama dan utama, jika tim menang, memimpin liga, maka selalu ada peluang. Saya mengenal Thomas dan tahu apa yang ia inginkan. Saya akan melakukan segalanya untuk masuk skuad," pungkasnya.