Enzo Maresca Diskors Chelsea Tetap Panas Jelang Duel Lawan Aston Villa

Enzo Maresca
Sumber :
  • Getty Image

CeritakitaPelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca, dipastikan tidak akan berada di area teknis saat timnya menghadapi Aston Villa pada Sabtu mendatang. Pelatih asal Italia itu harus menjalani skors satu pertandingan setelah kembali menerima kartu kuning akibat protes terhadap keputusan wasit.

img_title Man City Kurangi Selisih Poin dengan Arsenal Usai Hancurkan Chelsea 3-0

 

Meski absen dari pinggir lapangan, Maresca tidak menunjukkan penyesalan atas sikapnya. Sebaliknya, ia justru menegaskan rasa bangganya jika para pemain Chelsea menunjukkan intensitas yang sama seperti dirinya.

img_title Tottenham Terpuruk, De Zerbi Kalah Lawan Sunderland

 

Kartu kuning terbaru Maresca diterima saat Chelsea kalah dari Newcastle. Saat itu, ia meluapkan kemarahan atas keputusan wasit. Kartu tersebut menjadi yang kelima bagi Maresca di Premier League musim ini dan memicu kritik bahwa pelatih berusia 45 tahun itu dinilai gagal memberi contoh bagi skuad yang kerap terpancing emosi.

img_title Setan Merah Incar Posisi Dua Klasemen dan Gusur Manchester City!

 

Dalam beberapa laga terakhir, gelandang Moises Caicedo diganjar kartu karena bertepuk tangan secara sarkastik kepada wasit. Sementara itu, kiper Robert Sanchez juga mendapat kartu setelah keluar dari kotak penalti untuk memprotes keputusan. Rentetan insiden ini, ditambah perilaku Maresca di pinggir lapangan, memunculkan pertanyaan apakah masalah disiplin mulai menjadi budaya di Stamford Bridge.

 

Pada Rabu pagi, Maresca mendapat tayangan komentar yang menyebut bahwa sikap tim Chelsea mencerminkan perilaku sang pelatih. Meski tidak diketahui secara pasti cuplikan atau artikel mana yang diperlihatkan, isu tersebut ramai dibahas di kalangan pendukung, termasuk dalam sebuah podcast penggemar awal pekan ini.

 

Sebagai gambaran, Chelsea telah mengoleksi 37 kartu kuning musim ini. Sebanyak 26 kartu berasal dari pelanggaran, sementara 11 lainnya akibat pelanggaran yang dianggap bisa dihindari, termasuk protes. Angka tersebut belum termasuk lima kartu kuning yang diterima Maresca, dua di antaranya terjadi saat melawan Liverpool, satu karena selebrasi berlebihan atas gol penentu di menit akhir, serta kartu lain saat menghadapi Newcastle, Burnley, dan Manchester United.

 

Alih-alih menjauh dari narasi tersebut, Maresca justru menghadapinya secara terbuka. Saat ditanya apakah Chelsea perlu memperbaiki kedisiplinan jelang laga melawan Aston Villa, ia menjawab dengan penuh keyakinan.

 

“Dengar, pagi ini klub menunjukkan kepada saya sebuah komentar dari beberapa dari kalian yang mengatakan bahwa tim mencerminkan pelatihnya dan saya sangat bangga dengan itu. Karena cara tim ini bekerja. Skuad termuda di Premier League. Kamu juga harus memberi mereka ruang untuk melakukan kesalahan dalam proses berkembang. Saya pikir, ya, kami punya kartu kuning, ya, kami punya beberapa kartu merah, tapi saya suka menganalisis situasi yang berbeda. Pasti, ini adalah sesuatu yang bisa kami perbaiki,” kata Maresca.

Halaman Selanjutnya
img_title