Reece James Akui Chelsea Blunder Sendiri Usai Dibalik Aston Villa
- Getty Image
Ceritakita – Kapten Chelsea, Reece James, menilai timnya sendiri patut disalahkan setelah gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah 1-2 dari Aston Villa di Stamford Bridge.
Chelsea tampil dominan sejak awal laga dan menguasai jalannya pertandingan di babak pertama.
The Blues bahkan dinilai seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, bukan hanya satu gol lewat Joao Pedro yang memanfaatkan sepak pojok dari James. Namun situasi berubah drastis selepas jeda.
Ollie Watkins yang masuk dari bangku cadangan tampil mengejutkan dengan mencetak dua gol, sekaligus membalikkan keadaan untuk Aston Villa.
Perubahan yang dilakukan Unai Emery sukses menghidupkan kembali permainan tim tamu, sementara Chelsea justru kehilangan arah.
“Kami mendominasi 60 sampai 65 menit pertandingan,” kata James.
“Kami memulai laga dengan tajam, cara bermain kami tepat, dan kami langsung menekan sejak awal.”
Ia melanjutkan, “Dalam 60 menit pertama mereka tidak menciptakan peluang apa pun. Lalu mereka mendapat satu gol dan dinamika pertandingan langsung berubah,” ungkapnya.
James juga menyoroti respons Chelsea terhadap perubahan permainan lawan.
“Kami tahu mereka akan melakukan pergantian pemain dan bentuk permainan sedikit berubah, tetapi itu bukan sesuatu yang seharusnya tidak bisa kami atasi. Kami paham gaya dan cara mereka bermain. Kami sendiri yang harus disalahkan,” ujarnya.
Menurut James, momen-momen kecil di babak kedua menjadi penentu hasil akhir.
“Satu atau dua momen di babak kedua mengubah pertandingan. Mereka mendapatkan momentum. Itu dua kesalahan kecil dari kami dan kami dihukum,” kata James.
Ia pun menegaskan kerasnya persaingan di Liga Inggris.
“Inilah alasan mengapa ini liga tersulit di dunia. Kalah di kandang sendiri selalu mengecewakan,” pungkasnya.