Setien Bongkar Barcelona Butuh 4 Tahun Bayar Gaji dan Adu Hukum dengan Villarreal
- Getty Image
Ceritakita – Mantan pelatih Barcelona, Quique Setien, mengungkap bahwa raksasa Catalan tersebut butuh hampir empat tahun untuk akhirnya melunasi gajinya yang tertunda setelah pemecatannya pada 2020. Pelatih berusia 67 tahun ini buka-bukaan soal penundaan luar biasa itu sekaligus membocorkan sengketa hukum lain yang masih berlangsung dengan klub La Liga lain yang membuatnya menunggu penyelesaian hampir tiga tahun.
Hubungan Setien dengan Barcelona resmi berakhir di lapangan pada Agustus 2020, tetapi pembayaran pesangon baru rampung belakangan ini. Dalam wawancara dengan program radio Spanyol El Larguero di jaringan Cadena SER, pelatih asal Cantabria ini memastikan bab mengenai gajinya akhirnya tertutup, meski setelah penundaan yang mencerminkan masalah likuiditas parah yang pernah menghantui klub.
Setien memulai proses hukum untuk menagih uang yang menjadi haknya, bergabung dengan daftar kreditur yang memperlihatkan kondisi ekonomi klub yang suram. Namun, ia menegaskan tidak ada keluhan lebih lanjut terkait hutang spesifik itu.
"Barcelona butuh tiga atau empat tahun untuk membayar saya," ungkap Setien. "Semuanya sudah terselesaikan. Mereka sudah membayar semua yang menjadi hak saya dan mereka tidak berutang apa pun kepada saya," pungkasnya.
Masa jabatan Setien di Camp Nou singkat, penuh tekanan, dan berakhir karena keadaan yang sebagian besar di luar kendalinya. Ia diangkat pada Januari 2020 menggantikan Ernesto Valverde di tengah musim. Tugasnya adalah mengembalikan "DNA" klub dan gaya permainan atraktif, tetapi ia masuk ke ruang ganti yang terlihat rapuh dan struktur klub yang mulai runtuh dari dalam.
Masa jabatannya hanya tujuh bulan, berakhir mendadak pada Agustus 2020. Dalam periode itu, ia memimpin 25 pertandingan dengan 16 kemenangan, empat hasil imbang, dan lima kekalahan. Meski membawa tim finis kedua di La Liga setelah kalah dari Real Madrid pasca-lockdown, kepemimpinannya lebih diingat karena hasil tragis: kekalahan 8-2 dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions di Lisbon.
Setien mewarisi skuad yang tidak hanya menua tapi juga terkuras oleh cedera panjang Barcelona. Luis Suarez menjalani operasi lutut beberapa hari sebelum Setien diangkat, sementara Ousmane Dembele mengalami robekan hamstring total tak lama kemudian, membuat pelatih baru harus mengandalkan serangan dadakan dan mendatangkan Martin Braithwaite secara darurat. Masalah kebugaran ini, dipadu dengan penurunan kondisi fisik tim, membuat Setien terpapar saat menghadapi pressing intens Bayern Munich.