Menang Lawan Arsenal Roy Keane Tetap Tolak Michael Carrick Jadi Manajer Tetap Manchester United

Michael Carrick
Sumber :
  • Getty Image

Ceritakita – Michael Carrick langsung mencuri perhatian setelah dipercaya menangani Manchester United sebagai pelatih sementara. Dalam dua laga awalnya, ia sukses membawa Setan Merah meraih kemenangan besar atas Manchester City dan Arsenal. Meski begitu, performa apik tersebut belum cukup meyakinkan Roy Keane.

img_title Tottenham Terpuruk, De Zerbi Kalah Lawan Sunderland

Mantan kapten Manchester United itu menilai Carrick belum pantas mengisi posisi manajer permanen. Menurut Keane, klub sebesar Manchester United membutuhkan sosok pelatih yang lebih besar dan lebih berpengalaman jika ingin kembali bersaing memperebutkan gelar.

Carrick kembali ke Old Trafford sebagai pelatih sementara setelah Ruben Amorim didepak dari jabatannya. Pada laga debutnya, Carrick mengantar Manchester United menang 2-0 atas Manchester City. Tren positif itu berlanjut ketika United menundukkan Arsenal dengan skor 3-2 di Emirates Stadium.

img_title Arsenal Mulai Retak! Alan Shearer Soroti Ancaman Gagal Juara Liga Inggris

Dua kemenangan beruntun tersebut membawa Manchester United naik ke posisi empat klasemen Liga Inggris, melewati Liverpool dan Chelsea. Peningkatan performa tim pun memicu wacana agar Carrick diberi kepercayaan sebagai manajer permanen.

Namun Roy Keane memilih untuk tidak larut dalam euforia. Seusai laga melawan Arsenal, ia menyampaikan pandangannya dikutip dari Sky Sports.

img_title Arsenal Kecolongan di Kandang Wolves, Arteta Sebut Timnya Layak Kena Karma

“Seperti yang kita tahu, kamu menang satu atau dua pertandingan bersama Manchester United, itu luar biasa, apalagi mengalahkan City. Datang ke Arsenal, saya merasa United akan mendapatkan hasil hari ini. Saya berpikir mungkin hasil imbang, tapi saya selalu yakin United akan tampil. Mereka punya cukup banyak pemain berkualitas. Mereka sekarang punya momentum dalam musim ini dan tiba-tiba kamu melihat United dan berpikir peluang besar untuk finis empat besar. Jika mereka bermain dengan kepercayaan diri seperti itu, maka manajer dan stafnya pantas mendapat kredit, begitu juga para pemain karena sudah tampil maksimal,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah Carrick layak mendapatkan jabatan tersebut secara permanen, Keane menjawab dengan tegas.

“Kamu bercanda sekarang. Dua penampilan hebat, tapi siapa pun bisa memenangkan dua pertandingan. Yang penting adalah apa yang dia lakukan sampai akhir musim. Bahkan jika mereka finis di posisi empat besar, saya belum yakin dia orang yang tepat untuk pekerjaan ini. Sama sekali tidak. Saya pikir mereka membutuhkan manajer yang lebih besar dan lebih baik. Tapi dia mendapat kesempatan. Ini peluang besar baginya dan dia sudah memanfaatkannya, jadi patut diapresiasi,” kata Keane.