Arne Slot Terancam Dipecat Jika Liverpool Gagal Masuk Liga Champions Musim Depan
- Getty Image
Ceritakita – Slot mulai mendapatkan tekanan besar pada musim keduanya di Anfield. Tim asuhannya dianggap gagal mempertahankan gelar juara Premier League meski sudah melakukan investasi besar-besaran pada bursa transfer musim panas lalu.
Liverpool tercatat mendatangkan sejumlah pemain bintang seperti Alexander Isak, Hugo Ekitike, Florian Wirtz, hingga Milos Kerkez. Namun sayangnya, mereka kini tertinggal 14 poin dari Arsenal yang memimpin klasemen.
Tak hanya masalah teknis, Slot juga sempat berselisih dengan Mohamed Salah yang menuduh manajernya telah mengambinghitamkan dirinya pada akhir 2025, yang memicu spekulasi kepindahannya.
Carragher memberikan penilaian buruk terhadap performa tim dan mengakui adanya kemungkinan Slot akan dipecat pada musim panas nanti.
"Jika Anda tidak lolos ke Liga Champions, setelah memenangkan liga pada musim sebelumnya dan menghabiskan dana sebanyak yang dilakukan Liverpool, saya rasa Anda tidak punya posisi yang kuat untuk bertahan," kata Carragher dikutip dari Sky Sports.
Carragher mengungkapkan kekhawatiran utamanya mengenai peluang Liverpool menembus zona Liga Champions karena kelemahan tim dalam menghadapi skema bola mati, serangan balik, dan pertahanan rendah dari lawan.
Menurutnya, tim Liverpool saat ini terlihat tidak cocok dengan gaya permainan Premier League.
"Setelah Anda melihat apa yang dilakukan Manchester United dan Chelsea dalam beberapa minggu terakhir, Anda mulai melihat bahwa Liverpool sebenarnya bisa saja finis di luar posisi Liga Champions," tutur Carragher menjelaskan situasinya.
"Saya sangat mengkhawatirkan mereka. Begitu Anda mulai merasa takut akan kualifikasi Liga Champions untuk musim depan, saat itulah saya pikir kita menghadapi proposisi yang sangat berbeda ketika kita berbicara tentang pekerjaan manajer. Itu bagi saya benar-benar berbeda."
"Jika kita berbicara tentang tidak memenangkan liga atau tidak menantang gelar liga, itu adalah tanggung jawab kolektif, dan Liverpool tidak memenangkan liga setiap tahun. Tidak masuk Liga Champions dari status juara, menghabiskan 450 juta poundsterling dan memiliki beban gaji tertinggi di Premier League, yang biasanya merupakan faktor penentu terbesar di mana Anda finis di liga, saya pikir Anda memiliki pertanyaan serius untuk diajukan," tutur Carragher menjelaskan situasinya.