Pep Guardiola Sindir Wasit Usai Gol Kontroversial Dominic Solanke Selamatkan Tottenham

Pep Guardiola
Sumber :
  • Getty Image

Ceritakita – Manchester City harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Tottenham pada hari Minggu kemarin. City sebenarnya sempat unggul meyakinkan dengan skor 2-0 sebelum akhirnya Tottenham bangkit menyamakan kedudukan.

img_title Man City Kurangi Selisih Poin dengan Arsenal Usai Hancurkan Chelsea 3-0

Rayan Cherki membuka keunggulan lebih awal dan disusul oleh gol Antoine Semenyo pada babak pertama. Namun, Dominic Solanke berhasil mencetak dua gol balasan yang salah satunya lahir lewat tendangan kalajengking yang sangat ikonik.

Gol pertama Solanke memicu perdebatan karena ia terlihat menendang kaki Marc Guehi sebelum menyarangkan bola ke gawang. Meskipun para pemain City melayangkan protes keras, VAR tetap menyatakan gol tersebut sah dan tidak dianulir.

img_title Tottenham Terpuruk, De Zerbi Kalah Lawan Sunderland

Pep Guardiola merasa ada ketidakkonsistenan dalam standar keputusan wasit terkait insiden di dalam kotak penalti tersebut. "Yah, jika Anda melakukannya pada seorang penyerang, itu akan menjadi penalti. Saya bukan wasit. Menarik sekali di Premier League," ujarnya dalam sesi wawancara bersama BBC Radio 5 Live.

Kekesalan Guardiola berlanjut saat konferensi pers ketika ia kembali ditanya mengenai sah atau tidaknya gol pertama dari Dominic Solanke.

img_title Setan Merah Incar Posisi Dua Klasemen dan Gusur Manchester City!

"Jika bek tengah melakukannya pada penyerang, itu penalti, kan? Anda yang mengatakannya, bukan saya, Anda melihatnya sendiri," kata manajer asal Spanyol tersebut.

Mengenai kegagalan timnya menjaga momentum kemenangan, Guardiola mengakui dinamika permainan di Inggris memang sangat sulit diprediksi.

"Itu terjadi di Premier League saat ini. Terkadang kita bisa mengendalikannya, tapi cara permainan di Inggris dimainkan, hal itu terkadang terjadi," ungkap sosok yang pernah melatih Barcelona tersebut.

Ia menegaskan bahwa City masih bermain di level tertinggi meski saat ini tertinggal enam poin dari Arsenal di puncak klasemen. "Kami tidak memiliki konsistensi untuk memenangkan pertandingan saat yang lain mampu melakukannya, 14 pertandingan adalah jumlah yang banyak. Selisih enam poin. Berikutnya," pungkasnya dengan tegas.

Di sisi lain, Thomas Frank selaku pelatih kepala Tottenham memberikan pandangan yang lebih netral terkait gol anak asuhnya. Frank mengaku memahami rasa frustrasi pihak City namun merasa timnya juga pernah dirugikan oleh keputusan wasit sebelumnya.

Halaman Selanjutnya
img_title