Sergio Rochet Kritik Sikap Arogan Emi Martinez Meski Akui Sang Kiper Argentina Fenomenal

Sergio Rochet
Sumber :
  • Getty Image

Ceritakita – Kiper nyentrik milik Aston Villa, Emi Martinez, kembali menjadi pusat perhatian setelah perilakunya dikritik secara terbuka oleh rival internasionalnya. Kiper Uruguay, Sergio Rochet, mengaku secara blak-blakan bahwa dirinya tidak menyukai gaya rekan sesama Amerika Selatan tersebut meskipun mengakui kemampuan Martinez di lapangan luar biasa.

img_title Man City Kurangi Selisih Poin dengan Arsenal Usai Hancurkan Chelsea 3-0

Martinez memang dikenal luas karena aksi provokatifnya di lapangan hijau yang sering kali berhasil memancing emosi para pemain lawan.

Strategi perang urat syaraf ini mungkin tidak cocok bagi semua orang, namun kenyataannya gaya tersebut telah membawa Martinez meraih berbagai kesuksesan besar selama beberapa tahun terakhir.

img_title Tottenham Terpuruk, De Zerbi Kalah Lawan Sunderland

Berkat keahliannya dalam menepis tendangan penalti, kiper berusia 33 tahun ini berhasil membantu Argentina menyabet dua gelar Copa America dan satu trofi juara dunia. Namun, aksi teatrikalnya saat merayakan kemenangan trofi tersebut sering kali memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola dunia.

Sergio Rochet menjadi salah satu pihak yang merasa perilaku Martinez sudah melewati batas wajar dalam hal permainan mental yang bisa diterima.

img_title Setan Merah Incar Posisi Dua Klasemen dan Gusur Manchester City!

"Secara pribadi, saya tidak menyukainya. Saya tidak suka caranya berperilaku. Sebagai penjaga gawang, dia benar-benar fenomenal. Penjaga gawang yang sangat bagus," ungkap Rochet saat diwawancarai dikutip dari GOAL.

Rochet menegaskan bahwa setiap pemain memiliki kepribadian masing-masing, namun ia lebih memilih untuk tampil rendah hati dan tidak menonjolkan diri.

"Saya tidak sepenuhnya yakin dengan sikap-sikap tersebut. Saya tidak suka kesombongan; saya mencoba menjadi orang yang rendah hati dan juga menyarankan rekan-rekan saya untuk mempertahankan profil tersebut, yang merupakan jati diri kami sebagai orang Uruguay," tambahnya.

Kritik senada juga pernah datang dari mantan bek Aston Villa, Richard Dunne, yang merasa perilaku Martinez terkadang menutupi bakat besarnya.

"Aksi-aksi yang dia lakukan mungkin mengalihkan perhatian dari betapa bagusnya dia sebagai penjaga gawang. Jika orang-orang tidak memiliki hal lain untuk dibicarakan, dia mungkin akan lebih banyak disebut sebagai salah satu dari dua atau tiga penjaga gawang terbaik di dunia," ujar Dunne dikutip dari GOAL.

Halaman Selanjutnya
img_title