Santai Hadapi Badai Hukum Kasus 115 Pelanggaran, Enzo Maresca Tegaskan Skuadnya Tak Terganggu

Enzo Maresca
Sumber :
  • GOAL

Ceritakita – Enzo Maresca telah menanggapi isu hukum yang masih membayangi Manchester City saat klub tersebut bersiap menghadapi kampanye Premier League yang baru di bawah kepemimpinannya.

img_title Tak Boleh Manja Soal Cedera Lama, Jamal Musiala Disuruh Buktikan Performa Terbaiknya Musim Ini

Pelatih asal Italia tersebut menegaskan bahwa ia tetap tidak khawatir dengan tuduhan tersebut meskipun ada pihak luar yang menyampaikan kekagetan dan kebingungan atas lamanya penundaan untuk mencapai keputusan dalam kasus 115 tuduhan aturan Financial Fair Play (FFP) mereka.

Maresca turut masuk ke dalam perdebatan seputar perselisihan hukum jangka panjang klub tersebut dengan Premier League. Sosok asal Italia yang mengambil alih kepemimpinan menyusul kepindahan Pep Guardiola itu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan mengenai 115 dugaan pelanggaran aturan FFP oleh City dalam konferensi pers utamanya yang pertama.

img_title Bakal Pindah ke Serie A, Borussia Dortmund Siap Lepas Wonderkid Ousmane Diallo?

Meskipun situasi ini terbilang serius karena berakar dari periode antara 2009 hingga 2018, Maresca dengan cepat menepis dampak penyelidikan tersebut terhadap persiapan skuadnya menghadapi musim baru.

"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah tiga tahun lalu, saat musim Treble, saya berada di sini (sebagai asisten Guardiola), dan kata-kata yang diucapkan tentang hal ini tetap sama. Dalam tiga tahun, itu masih tetap sama," ungkap mantan pelatih Chelsea tersebut.

img_title Harga Diomande Melonjak Drastis Jelang Kepindahannya ke Real Madrid

"Tidak ada yang terjadi. Saya pribadi tidak memiliki kekhawatiran apa pun."

Melansir dari GOAL, pakar keuangan sepak bola Stefan Borson menyuarakan kekecewaan yang signifikan atas fakta bahwa keputusan akhir dalam kasus FFP ini belum juga tercapai meskipun persidangan telah selesai pada Desember 2024.

Penundaan ini kini telah membentang hampir dua tahun sejak titik tersebut, meninggalkan ketidakpastian pada liga yang dipercaya banyak pihak seharusnya sudah diselesaikan jauh lebih awal demi menjaga integritas kompetisi.

"Perasaan umum di kalangan industri adalah belum adanya keputusan hingga saat ini, betapapun menghirankannya hal itu. 19 bulan berlalu, bahkan hampir 20 bulan, masih belum ada keputusan. Tentu saja ini sama sekali tidak dapat diterima, melampaui harapan semua pihak mengenai kapan mereka akan menerima keputusan. Secara garis besar tidak dapat dijelaskan oleh norma apa pun dalam masalah seperti ini," jelas Borson dikutip dari talkSPORT.

Halaman Selanjutnya
img_title