Survei Pilkada Kukar: 72,3 % Warga Tolak Edi Damansyah Jabat Bupati Tiga Periode
Sementara Sebanyak 65,7% responden menilai selama Lima tahun Edi Damansyah-Rendi Solihin gagal menyediakan ketersediaan ketersediaan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat di Kukar yang menyebabkan 6 ribu siswa lulusan SMP yang tidak tertampung di tingkat SMA atau sederajatnya.
"Sehingga, membebani biaya bagi para orang tua wali murid untuk memasukan anaknya di Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat di luar Kutai Kartanegara. Akibat hal itu juga membuat ribuan murid lulusan SMP di Kutai Kartanegara tidak melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat," ucapnya.
Dijelaskan, dalam menentukan jumlah warga Kutai Kartanegara sebanyak 1480 orang sebagai Responden dalam survei ini digunakan Metode Multistage Random sampling didasarkan pada populasi pemilih tetap untuk Pilkada Kutai Kartanegara 2024 sebanyak 552.469 pemilih yang terdaftar, dengan 287.725 pemilih laki-laki dan 264.744 pemilih perempuan.
"Hasil survei ini memiliki Margin of Error sebesar -/+ 2,54% pada Tingkat Kepercayaan 95% *Survei WRC : Elektabilitas Dendi Suryadi-Alif Turiadi 62,7% , Edi Damansyah-Rendi Solihin 30,8%," ujarnya.
Pihak lain, Pengamat Politik Hilman Firmasyah menilai, hasil survei ini mengambarkan bahwa kekalahan petahana Edi Damansyah-Rendi Solihin disebabkan nilia Approval Rating yang rendah atau dibawah 50% ,dan ini menjadi rumus bagi banyak petahana yang kalah di banyak Pilkada sebelumnya akibat Tingkat approval Rating yang rendah .
"Hanya dengan cara cara curang seperti money politik dan pemberian bansos serta intimidasi dari oknum di struktur pemerintahan mulai dari Tingkat desa hingga Kabupaten dan didukung oleh penyelengara Pemilu saja yang bisa memenangkan pasangan petahana biasanya," ucap Hilman.
Menurut Hilman, Tingginya Elektabilitas Dendi Suryadi-Alif Turiadi, dimana Dendi Suryadi yang merupakan putra daerah Kutai Kartanegara yang berkarir hingga mencapai kepangkatan Mayor Jendarl ,dan diusung oleh parpol parpol yang ada di pemerintahan Prabowo -Gibran menjadi dasar masyarakat Kutai Kartanegara mayoritas memilih pasangan ini.