Trump Mobile T1 Phone Kabarnya Batal Full Made in USA dan Makin Mahal
- Shutterstock
Ceritakita – Trump Mobile tampaknya mulai gagal memenuhi beberapa janji awalnya menurut laporan terbaru dari The Verge. Laporan tersebut mengungkap desain akhir dari smartphone T1 serta adanya perubahan besar pada harga dan proses manufakturnya.
Pihak The Verge telah berbicara dengan Don Hendrickson dan Eric Thomas yang merupakan petinggi di balik Trump Mobile terkait smartphone pertama mereka ini.
Kabarnya perangkat tersebut akan dibanderol dengan harga lebih mahal dan tidak lagi mengusung status buatan Amerika Serikat, tulis laporan tersebut.
Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, desain terbaru T1 mengubah susunan kamera yang awalnya mirip iPhone menjadi tiga kamera dengan tumpukan vertikal yang tidak sejajar.
Tampilan ini dinilai cukup jauh berbeda dari ekspektasi awal para calon penggunanya.
Terkait urusan harga, Hendrickson mengatakan bahwa siapa pun yang sudah membayar deposit 100 dolar akan tetap membayar total 499 dolar sebagai harga perkenalan.
Namun pelanggan berikutnya bisa jadi harus merogoh kocek hingga 999 dolar untuk satu unitnya.
Thomas juga mengungkapkan bahwa smartphone T1 hanya akan menjalani tahap perakitan akhir di Miami. Hal ini berarti perangkat tersebut tidak lagi menyandang status dirancang dan dibangun dengan bangga di Amerika Serikat seperti yang ada dalam rilis pers awal.
Situs resmi mereka kini hanya menampilkan deskripsi yang berbunyi dengan tangan Amerika di balik setiap perangkat. Hingga saat ini belum ada tanggal rilis resmi meski situs tersebut tetap mengeklaim smartphone T1 akan meluncur akhir tahun ini.