Badai PHK Hantam Indonesia Lagi, Dua Provinsi Ini Paling Parah Kena Dampaknya!

Ilustrasi PHK
Sumber :
  • BBC

Ceritakita – Data pekerja terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terbaru periode Januari sampai Juni 2026 sudah resmi dirilis. Berdasarkan data tersebut, Jawa Barat (Jabar) dan Banten tercatat menjadi dua provinsi dengan jumlah pekerja terdampak paling banyak di Indonesia.

img_title Tak Cuma Incar Kursi Senayan, Ini Pesan Menohok Jokowi Buat Seluruh Kader PSI

Melansir laman Satu Data Kemnaker pada Minggu (2/8), Jawa Barat menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan jumlah PHK tertinggi, yakni mencapai 6.727 pekerja.

Posisi tersebut kemudian disusul oleh Banten di peringkat kedua dengan total 3.782 pekerja, serta Jawa Timur di urutan ketiga sebanyak 2.851 pekerja. Setelahnya, terdapat DKI Jakarta dengan 2.436 pekerja, Kalimantan Selatan 2.314 pekerja, Jawa Tengah 2.205 pekerja, dan Kalimantan Timur sebanyak 2.204 pekerja.

img_title Dari Video Viral Sampai Diproses Polisi, Momen Bigmo Minta Maaf Usai Kontroversi Promosi Vape

Daftar Sebaran Pekerja Terdampak PHK di Berbagai Daerah

Pada peringkat berikutnya, angka PHK tercatat di Sumatera Utara sebanyak 1.651 pekerja, Sulawesi Selatan 1.387 pekerja, Sumatera Selatan 1.172 pekerja, Riau 513 pekerja, Kalimantan Barat 462 pekerja, serta Jambi sebanyak 453 pekerja.

img_title Ternyata Ini Alasan Mal Mewah Jakarta Mendadak Dipagari Tinggi

Melangkah ke posisi selanjutnya, ada Sulawesi Tenggara dengan 429 pekerja, Kalimantan Tengah 418 pekerja, Sumatera Barat 387 pekerja, Lampung 313 pekerja, dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 305 pekerja.

Menyusul daerah-daerah tersebut, terdapat Aceh dengan 153 pekerja, Nusa Tenggara Barat 140 pekerja, Kepulauan Bangka Belitung 88 pekerja, serta Nusa Tenggara Timur sebanyak 71 pekerja.

Sementara itu di deretan terakhir, terdapat Papua Barat sebanyak 66 pekerja, Sulawesi Barat 52 pekerja, Maluku Utara 43 pekerja, Papua 39 pekerja, Maluku 38 pekerja, dan Gorontalo sebanyak 32 pekerja.

Total Kasus PHK hingga Pertengahan Tahun 2026

Secara keseluruhan hingga Juni 2026, tercatat ada sebanyak 32.389 pekerja yang mengalami PHK. Khusus untuk bulan Juni saja, terdapat 588 pekerja yang terdampak.

Jumlah pada bulan Juni tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan Mei yang mencatatkan 4.636 pekerja, April sebanyak 6.982 pekerja, Maret sebanyak 6.593 pekerja, Februari sebanyak 7.692 pekerja, serta Januari yang mencapai 5.898 pekerja.