Kasus Dugaan Penganiayaan di Ponpes Ora Aji Berakhir Damai secara Kekeluargaan

Dugaan Penganiayaan Ponpes Ora Aji, Berujung Damai
Sumber :

Jakarta – Permasalahan kasus dugaan penganiayaan yang berawal dari dugaan pencurian yang dilakukan oleh korban di Yayasan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta berakhir damai.

img_title Indonesia Kecam Keras Agresi Israel di Suriah, Tekankan Solusi Damai

Kedua belah pihak, sepakat untuk melakukan perdamaian dan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. 

Kuasa Hukum Ponpes ora Aji, Adhi Susanto menuturkan bahwa setelah dilakukan komunikasi, kedua belah pihak bersepakat untuk berdamai.

img_title Kesaksian Eks Dokter Jaga IGD RSCM, Dr. Ani Hasibuan: Narasi Pemerkosaan Massal 1998 Tak Sesuai Fakta Medis

“Dengan semangat kekeluargaan kedua belah pihak sudah sepakat menyelesaikan permasalah ini dengan kekeluargaan dan musyawarah,” kata Adhi Susanto.

Selanjutnya, kedua belah pihak juga mencabut laporan masing-masing ke pihak kepolisian dengan nomor:STTLP/22/II/2025/SEK KLS/POLRESTA SLM/POLDA DIY, dari pihak Kharisma Dhimas. 

img_title Diduga Tertipu Proyek Pengadaan Bansos Fiktif, Korban Lapor ke Polda Metro Jaya

Kemudian, dilanjut pencabutan laporan polisi yang dilakukan oleh Nata Gilang dengan nomor:REG/61/II/2025/SPKT/RESTA SLEMAN/POLDA DIY.

Kasubnit PPA Polresta Sleman, IPDA Arum Sari, SH, MH berharap

dengan adanya perjanjian ini kesepakatan dari kedua belah pihak bisa bersilaturahmi kembali.

“Kami dari pihak kepolisian mengharapkan kejadian tidak terulang lagi, keduanya bisa saling memaafkan dan bisa bersilaturahmi lebih baik lagi,” tutur Ipda Arum.