Digitalisasi dan AI: Kunci UMKM Hadapi Tantangan Ekonomi Digital
“AI mampu membantu UMKM di berbagai tahap, mulai dari langkah awal hingga pengembangan lebih lanjut. Namun, jika kita tidak mempersiapkan diri, negara lain yang sudah lebih maju dalam penggunaan AI akan menjadi lebih kompetitif, sementara kita tertinggal,” tambah Meutya.
Ia pun mengingatkan bahwa kesiapan UMKM dalam mengadopsi teknologi seperti AI akan berdampak langsung pada target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan Upscaling UMKM dan Digitalisasi UMKM, tersebut menjadi ajang diskusi langsung antara pelaku UMKM dan Kemkomdigi.
Meutya Hafid yang turut didampingi Plt Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Molly Prabawaty, serta sejumlah jajaran pejabat dan staff Kemkomdigi, bahkan meninjau langsung booth peserta pelatihan dan berdialog dengan pelaku usaha untuk mendengar aspirasi mereka.
“Kami membutuhkan masukan dari pelaku UMKM untuk terus mengembangkan strategi digitalisasi yang tepat. Ini adalah pekerjaan rumah bersama agar teknologi digital dan AI benar-benar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi,” kata Meutya.
Dengan berbagai tantangan dan peluang yang dihadirkan oleh era digital, Kemkomdigi dikatakannya berharap seluruh pelaku UMKM segera mengambil langkah konkret dalam memperkuat literasi digital dan memanfaatkan teknologi, termasuk AI, sebagai bagian dari strategi bisnis.
Teknologi harus dimanfaatkan untuk mendorong efisiensi, meningkatkan daya saing, dan mewujudkan visi pertumbuhan ekonomi nasional.