Ayu Ting Ting Bebaskan Bilqis Berkarya di Dunia Hiburan
Ceritakita – Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting dikenal sebagai ibu yang memberi ruang bagi putrinya, Bilqis Khumairah Razak, untuk berkembang sesuai minatnya di dunia hiburan.
Ia menegaskan tidak pernah membatasi langkah Bilqis, termasuk saat tawaran pekerjaan seperti endorsement datang kepada sang anak.
Meski begitu, Ayu memastikan tidak ada paksaan agar Bilqis mengikuti jejaknya sebagai figur publik. Ia juga tidak selalu mengajak Bilqis ke lokasi syuting.
“Ada aja, ada aja. Selagi anaknya mau, kalau aku sih nggak pernah maksa. Kalau anaknya mau kayak datang acara kayak gini, kalau dia mau ya ayo,” ujar Ayu Ting Ting kepada wartawan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.
Kebebasan tersebut tetap diiringi sikap waspada sebagai orang tua. Ayu menyadari dunia hiburan memiliki dinamika yang tidak sederhana, terlebih bagi anak-anak.
Karena itu, setiap tawaran endorsement yang masuk untuk Bilqis tidak serta-merta diterima. Ayu memilih melakukan penyaringan secara ketat.
“Pasti (harus dikurasi), karena kan kalau buat anak kan kita nggak bisa sembarangan kan,” ungkap Ayu Ting Ting.
Menurutnya, kehati-hatian ini penting agar Bilqis tetap berada di lingkungan yang aman dan sesuai usianya, tanpa tekanan berlebihan dari tuntutan pekerjaan.
Di luar urusan pekerjaan, hubungan Ayu dan Bilqis juga terlihat dalam aktivitas keseharian yang ringan dan menyenangkan. Salah satunya melalui hobi menari.
Ayu mengungkapkan, keduanya kerap meluangkan waktu untuk berlatih dance bersama. Namun, Bilqis juga memiliki caranya sendiri dalam mengeksplorasi minat tersebut.
“Suka latihan bareng tapi rata-rata Bilqis suka kalau yang mau nge-dance sendiri, dia nge-dance sendiri sih biasanya. Dia ngafalin sendiri. Saya ya paling suka ngajak bikin konten doang. 'Ayo Bil bikin apa lagi Bil konten?',” kata Ayu Ting Ting.
Aktivitas menari tersebut sering dibagikan ke media sosial, menampilkan kebersamaan ibu dan anak yang hangat dan santai.
Bagi Ayu, momen tersebut bukan sekadar konten, tetapi juga cara mengisi waktu luang dengan hal positif, terutama saat libur.
“Teman dance gitu iseng daripada nggak ngapa-ngapain kalau lagi libur. Kalau anaknya mau, kalau lagi nggak mau ya susah, tetap saja mood-nya dia,” pungkasnya.