Kisah Pelajar Kaltim Bertaruh Nyawa Lewati Sungai Penuh Buaya Pakai Kereta Gantung

Anak-anak di Kutai Kartanegara pulang sekolah menggunakan kereta gantung melintasi sungai
Sumber :
  • Riani Rahayu/detikKalimantan

Meski demikian, pihak desa terus berupaya mencari jalan keluar yang lebih aman. Heri mengatakan pihaknya telah beberapa kali mengusulkan pembangunan jembatan. Bupati Kukar saat itu, Edi Damansyah, bahkan pernah meninjau langsung sekitar dua tahun lalu.

img_title Soal Pencalonan Edy Darmansyah di Pilkada Kukar, Arief Poyuono Kritik KPU

"Kami sudah menyampaikan melalui program kabupaten, termasuk ke program pusat yang berkaitan dengan akses jembatan untuk anak sekolah. Dua tahun lalu juga sudah dikunjungi Pak Bupati, tetapi sampai sekarang memang belum ada realisasinya," ujarnya.

Heri menduga, belum dibangunnya jembatan disebabkan oleh status lahan di lokasi tersebut. "Kalau yang saya dengar memang karena masuk kawasan hutan lindung. Tapi di sana sudah ada permukiman warga, listrik juga sudah masuk. Jadi kami berharap tetap ada solusi," tegasnya.

img_title Menhut Raja Antoni Bagikan 1.250 Bibit ke Warga di Persemaian Mentawir Kaltim

Kini, pemerintah desa menaruh harapan besar pada program pemerintah pusat agar masalah yang mendesak ini segera terpecahkan.

"Kami hanya berharap kebutuhan yang mendesak ini mendapat perhatian. Desa sudah berupaya membangun akses jalan menuju lokasi, sekarang kami berharap jembatan permanen bisa segera diwujudkan agar masyarakat dan anak-anak sekolah tidak lagi bergantung pada kereta gantung," pungkasnya.

img_title Kunjungi BOSF, Menhut Raja Antoni Dukung Upaya Pelestarian Orang Utan-Beruang Madu di Kaltim