Abdul Razak-Sri Suwanto “Menangi” Pilgub Kalteng 2024 versi Survei Nasakom Pratama
"Pemilih di Pilgub Kalteng hampir sebagian besar tidak menghendaki paslon yang terkait politik dinasti. Demikian juga pemahaman pemilih terhadap paslon yang menjual isu agama juga tidak laku di masyarakat. Pemilih di Kalteng begitu rasional melihat profiling kandidat yakni yang disukai adalah kombinasi sosok yang berpengalaman dan bersih dari kasus-kasus yang terkait rasuah, penyalahgunaan kekuasaan ataupun moral,” jelas Ari Junaedi yang juga pengajar komunikasi politik di program pascasarjana di berbagai kampus di tanah air, termasuk Universitas Indonesia (UI).
Ari Junaedi menjelaskan, salah satu parameter pemilih rasional di Kalteng terutama pemilih pemula dan yang berlatar belakang pendidikan menengah dan sarjana menyukai paslon Abdul Razak-Sri Suwanto lantaran kemampuannya dalam menjelaskan dan menjawab pertanyaan pada debat terbuka yang dihelat KPUD Kalteng.
Menurut amatan Ari Junaedi, dengan raihan elektoral masing-masing paslon maka kontestasi Pilgub Kalteng hanyalah berkutat pada pasangan nomor urut 4 dengan nomor urut 1.
“Dengan mempertimbangkan margin of error 3% dan potensi pemilih mengambang maka potensi kemenangan Abdul Razak - Sri Suwanto di Pilgub Kalteng 2024 terbuka lebar asalkan disisa masa kampanye ini memiliki strategi kampanye yang efektif dalam menggarap swing votters dan mempertahankan lumbung suara di Kalteng sektor Barat serta menambah suara "bonus" di sektor timur dan tengah,” ucap Ari Junaedi.