Gagal Gaet Target Utama, Borussia Dortmund Beralih ke Sosok 'Penyihir' Yunani yang Penuh Drama
- GOAL
Ceritakita – Borussia Dortmund dilaporkan sangat berambisi untuk mendatangkan Said El Mala. Namun, jika kesepakatan tersebut gagal terwujud, nama Giannis Konstantelias dari PAOK Saloniki muncul sebagai opsi alternatif. Bayern Munchen juga tercatat pernah mengajukan penawaran untuk pemain yang kini berusia 23 tahun tersebut.
Petinggi Borussia Dortmund telah lama menyimpan minat yang sangat kuat terhadap Said El Mala dari 1. FC Cologne. Kedua klub telah terlibat dalam negosiasi yang alot selama beberapa waktu. Dibutuhkan situasi luar biasa agar Dortmund gagal menuntaskan transfer pemain berusia 19 tahun itu.
Kendati demikian, dinamika dunia sepak bola mengajarkan bahwa segala hal bisa terjadi. Menurut pemberitaan Detik, Giannis Konstantelias menjadi "Plan B" bagi Dortmund jika kepindahan El Mala tidak membuahkan hasil. Direktur Olahraga BVB, Ole Book, sempat mengungkapkan profil pemain yang sedang dicari, yakni memiliki kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu yang mumpuni untuk mengisi kekosongan setelah ditinggal Karim Adeyemi ke Barcelona.
Profil dan Perjalanan Karier Giannis Konstantelias
Konstantelias memiliki kriteria tersebut dengan keunggulan pada kontrol jarak dekat, dribel, teknik luar biasa, serta visi bermain yang baik. Pemain asal Yunani ini mampu menggunakan kedua kakinya sama baiknya, tenang saat menguasai bola, serta dapat beroperasi sebagai gelandang serang maupun pemain sayap. Sejauh ini, ia telah mencatatkan 189 penampilan kompetitif untuk klub masa kecilnya dengan torehan 44 gol dan 26 assist, serta mengoleksi 18 penampilan bersama tim nasional.
Proses untuk memboyongnya tentu bukan perkara mudah. Pada tahun lalu, Anggota Dewan Olahraga VfB Stuttgart, Fabian Wohlgemuth, pernah mengalami kegagalan saat mencoba merekrutnya. Kepindahan tersebut terhalang oleh keputusan Presiden PAOK, Ivan Savvidis, seorang pebisnis Rusia-Yunani yang dikenal pernah masuk ke lapangan sambil membawa senjata api saat laga melawan AEK Athens pada Maret 2018.
Savvidis sempat luluh dengan tawaran transfer sebesar 20 juta euro dari Stuttgart dan keinginan sang pemain untuk pindah. Namun, gelombang protes keras dari para suporter PAOK yang tidak rela kehilangan pemain terbaik di tahun centenary klub membuat situasi berubah drastis. Konstantelias bahkan menerima telepon pembatalan transfer dari Savvidis saat berada di gerbang Bandara Amsterdam menuju Stuttgart, yang memaksanya kembali ke pemusatan latihan dan menyepakati perpanjangan kontrak hingga 2029.